Memegang Kendali

Selasa, 28 Desember 2021

Bacaan : Amsal 16 : 1-11

Manusia dapat menimbang-nimbang dalam hati, tetapi jawaban lidah berasal dari pada TUHAN. (Amsal 16:1)

Setelah Natal, biasanya ada banyak pekerjaan bersih-bersih yang harus dilakukan—tumpukan bekas kertas kado, beberapa sisa makanan suguhan, hiasan Natal yang berserakan di seluruh penjuru rumah. Selama bertahun-tahun, saya telah belajar bahwa istri saya senang menjadi pengelola yang baik dari kegiatan apapun yang terjadi di dalam rumah kami. Siapa yang tahu kalau jenis kertas kado tertentu dapat dipakai kembali atau didaur ulang sedangkan jenis yang lain tidak dapat? Atau bahwa piring-piring harus dimasukkan ke dalam mesin pencuci piring dengan cara khusus? Saya tidak pernah diajarkan di Sekolah Pria bahwa kita harus membuat garis lurus paralel di atas karpet ketika membersihkan dengan alat penyedot debu.

Saya belajar menyerahkan bidang-bidang tersebut kepada Amy. Satu-satunya yang saya coba tetap pegang kendali adalah, yah, semua yang lain. Kami sering bercanda tentang hal itu, tapi ini bisa menjadi masalah yang serius. Saya senang mengatur kapan kami harus pergi, kapan kami tiba, bagaimana setiap anggota keluarga harus berpakaian, bagaimana mereka harus bersikap, apa yang harus mereka katakan, dan daftar itu bisa terus dan terus bertambah. Mengendalikan adalah suatu masalah bagi saya—bukan hanya di masa-masa liburan yang sibuk dan kacau, tetapi bahkan di sepanjang tahun.

Bagaimana dengan Anda? Adakah area di dalam hidup Anda yang Anda mencoba memegang kendali di mana seharusnya bukan Anda yang harus mengendalikan? Apakah Anda berusaha memanipulasi hasil luaran daripada mempercayakan segala sesuatunya kepada Tuhan? Apakah Anda merasa frustasi ketika Anda tidak dapat melakukan hal-hal dengan cara Anda?

Saya berusaha hidup dengan prinsip yang sangat penting yaitu bahwa Anda dapat punya iman, atau Anda dapat memegang kendali, tetapi tidak bisa keduanya. Jika Anda sedang berusaha mengendalikan sesuatu yang bukan seharusnya Anda kendalikan, berusahalah untuk mempercayakan hal itu kepada Tuhan. Serahkanlah kepadaNya. Dia jauh lebih berpengalaman menjadi Tuhan daripada Anda. Anda selalu bisa menaruh percaya kepadaNya.

DOA KEKUATAN

Mendekati penghujung tahun ini, ya Tuhan, aku bersyukur kepadaMu dan memuji Engkau atas segala sesuatu yang telah Engkau perbuat bagiku. Hari ini aku mau menyerahkan kendali untuk tahun yang akan datang dan menyerahkannya ke dalam tanganMu.

From “Daily Power: 365 Days of Fuel for Your Soul” by Craig Groeschel

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top