Sabtu, 16 Oktober 2021
Bacaan : Yohanes 14 : 15-31
tetapi Penghibur, yaitu Roh Kudus, … yang akan mengajarkan segala sesuatu kepadamu dan akan mengingatkan kamu akan semua yang telah Kukatakan kepadamu. (Yohanes 14:26)
Jadi bagaimana cara Roh Kudus bekerja?
Saya percaya Roh Kudus berbicara kepada orang percaya seperti gelombang radio yang dipancarkan secara tak terlihat melalui atmosfer. Jika antena rohani Anda tidak sesuai gelombangnya, pesannya tidak akan terdengar jelas, seperti frekuensi radio yang tidak pas beberapa milimeter.
Atau mungkin Anda malah tidak menerimanya sama sekali.
Untuk menerima sebuah pesan, Anda harus melakukan usaha seperti menyelaraskan perangkat penerima Anda dengan frekuensiNya dan MENDENGARKAN suaraNya yang lembut dan tenang. Dan . . . Anda harus memilih untuk mentaati tuntunanNya—bahkan ketika rasanya tidak nyaman atau beresiko. Jangan menyangkalnya karena menganggapnya seperti suatu imajinasi Anda saja, atau karena Anda super sibuk, atau karena ide itu seperti terlalu jauh untuk dapat dipercayai.
Anda tahu, Allah mempunyai catatan sejarah dalam memberikan petunjuk yang tidak masuk akal kepada penerimanya:
- Nuh disuruh membuat kapal di padang gurun
- Yosua diperintahkan untuk menaklukkan Yerikho dengan bersorak-sorai sekeliling tembok
- Simon Petrus diberi tahu untuk menangkap ikan jika ia menebarkan jalanya ke sisi perahu yang LAIN (tunggu dulu, bukankah ikan berenang di kedua sisi perahu?)
- Maria dan Marta diyakinkan bahwa saudara mereka hanya tidur sedangkan ia sudah mati selama empat hari
Entah Roh Kudus berbicara melalui rasa terdesak dalam diri kita, pikiran yang muncul terus-menerus, atau ayat firman yang lebih tajam dari pedang bermata dua, Ia sedang berusaha berbicara kepada kita. Ia hanya ingin menjadi Penolong kita untuk memiliki kehidupan Kristen yang berkemenangan.
Ya Roh Kudus,
Berbicaralah kepadaku hari ini, aku mendengarkan. Aku akan mengarahkan antena rohaniku untuk selaras dengan frekuensiMu.
From ” Too Blessed To Be Stressed . . . Inspiration for Every Day” by Debora M. Coty

