Kamis, 20 Oktober 2022
Bacaan : Filipi 2 : 1-11
Jadi karena dalam Kristus ada nasihat, ada penghiburan kasih, ada persekutuan Roh, ada kasih mesra dan belas kasihan, karena itu sempurnakanlah sukacitaku dengan ini: hendaklah kamu sehati sepikir, dalam satu kasih, satu jiwa, satu tujuan, (Filipi 2:1-2)
Peristiwa-peristiwa seperti tragedi WTC 11 September, pengeboman kota Oklahoma, dan badai Katrina merenggut perhatian kita dan memaksa kita bergumul dengan apa yang kita percayai dan mengapa kita mempercayainya. Peristiwa itu memaksa banyak orang kembali kepada iman mereka dan mencari Tuhan karena tak ada tempat lain lagi untuk berlari.
Dalam waktu-waktu seperti ini, sebagai Tubuh Kristus, kita tidak hanya menghiburkan dan menenangkan mereka yang menderita akibat kehilangan tak terduga, namun kita juga menawarkan pengharapan yang nyata kepada mereka. Dengan menjawab kebutuhan mereka akan makanan, air, obat-obatan, dan tempat perlindungan, kita dapat menunjukkan bukti yang nyata akan kasih, perhatian, dan hubungan kita dengan mereka.
Tetapi kita juga harus mengingat bahwa kita tidak perlu menunggu sampai peristiwa yang tragis terjadi untuk melayani orang-orang di sekitar kita dengan belas kasihan dan fokus perhatian yang sama. Tak ada alasan untuk menunggu sampai kita harus berbagi kehilangan yang menyedihkan untuk berkumpul bersama sebagai sebuah komunitas. Kita dapat mendemonstrasikan kasih Kristus kepada sesama kita tanpa alasan lain selain dari kerinduan Allah untuk menolong mereka yang membutuhkan, menghiburkan yang terluka, dan membebaskan mereka yang diperbudak oleh kecanduan.
Saya yakin inilah inti ketaatan: saling mengasihi. Bersatu dalam iman kita dan dalam Roh Allah, kita lebih kuat dari siapapun di antara kita jika hanya secara individu. Hadirat Allah tinggal di tengah-tengah kita saat kita mencerminkan kemurahan, anugerah, dan kemuliaanNya. Kita diubahkan dan diberkati saat kita memberi dengan hati yang penuh ucapan syukur.
DOA KEKUATAN
Ya Tuhan, aku mau terkoneksi dengan orang lain, dan melayani mereka dengan kasihMu. Tolonglah aku untuk dapat bersatu bersama saudara-saudaraku seiman dalam Kristus sehingga orang lain akan mengetahui kasih Yesus dalam kehidupan mereka.
From “Daily Power: 365 Days of Fuel for Your Soul” by Craig Groeschel

