Hari Ini

Minggu, 7 Agustus 2022

Bacaan : Mazmur 118

Inilah hari yang dijadikan TUHAN, marilah kita bersorak-sorak dan bersukacita karenanya! (Mazmur 118:24)

Sebagian besar dalam kehidupan saya, saya telah hidup dengan pola pikir “jika—maka”. Dulu saya bangun dan berpikir, suatu hari nanti jika saya menikah, maka hidup ini akan menyenangkan. Suatu hari nanti jika kami mempunyai anak pertama kami, maka itu pasti yang terbaik. Jika anak kami mulai berjalan, maka hidup akan benar-benar luar biasa. Jika anak-anak kami tidak pakai popok lagi, maka kami akan bisa menyisihkan lebih banyak uang setiap bulan!

Setiap tahap kehidupan sepertinya selalu mempunyai fase “jika—maka”. Sampai suatu hari saya tersadar: saya sedang berharap masa kini saya pergi. Masa kini saya sepertinya tidak pernah sesuai dengan sesuatu yang sempurna yang saya impikan, doakan, dan harapkan untuk terjadi. Saya selalu merasa bahwa apapun yang datang kemudian membawa janji akan sesuatu yang lebih baik.

Ketika saya mencapai usia paruh baya, saya menyadari bahwa lebih dari separuh hidup saya sepertinya telah berlalu begitu saja. Lalu mengapa saya mengharapkannya untuk pergi?

Hari ini adalah satu-satunya hari yang saya tahu saya miliki. Inilah hari yang dijadikan Tuhan. Saya mau bersukacita di dalamnya. Memeluknya. Mengecapnya. Menikmatinya.

Hal “jika—maka” apakah yang sedang Anda hadapi saat ini? Apakah yang Anda nantikan untuk dapat benar-benar mendekap hari yang Anda miliki sekarang? Lihatlah sekitar Anda. Mintalah Allah untuk membuat Anda berada di saat ini sepenuhnya, benar-benar terkoneksi dengan orang-orang yang Anda temui. Ambillah waktu beberapa menit lebih lama bersama anak-anak Anda. Jangan memandang mereka sebagai suatu gangguan, pandanglah mereka sebagai berkat.

Ingatlah, hari ini adalah hari yang Anda harapkan di masa lalu. Bersyukurlah kepada Tuhan untuk itu.

DOA KEKUATAN

Ya Tuhan, Engkau telah memberikan begitu banyak bagiku, dan aku bersyukur atas berkat melimpah yang aku miliki saat ini, hari ini. Hanya Engkau yang mengetahui hari depan, dan aku dapat merasa tenang karena Engkau selalu bersamaku.

From “Daily Power: 365 Days of Fuel for Your Soul” by Craig Groeschel

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top