Selasa, 14 Juni 2022
Bacaan : Yeremia 29 : 10-14
Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan. (Yeremia 29:11)
Di tahun-tahun awal gereja kami, kami sangat diberkati untuk dapat melihat pertumbuhan yang luar biasa. Setelah akhirnya selesai dengan pembangunan gedung gereja kami yang pertama, tidak lama kemudian kapasitasnya penuh sampai harus diadakan beberapa kali jam ibadah.
Sementara kebanyakan orang menyebut ini sebagai “masalah yang baik”, itu tetap saja suatu masalah. Minggu demi minggu, kami terpaksa menolak orang-orang yang datang, karena kapasitas gedung sudah tidak mencukupi lagi. Dengan seberapapun iman yang dapat saya kumpulkan, saya memohon kepada Tuhan untuk menyediakan yang kami butuhkan. Saya pikir tentu saja Ia akan berbicara kepada orang-orang kaya yang mampu memberi cukup untuk kami membangun sesuatu yang lebih besar.
Tetapi semakin kami berdoa, semakin kami merasakan bahwa Tuhan tidak melakukan seperti apa yang kami minta. Setelah rasa kekecewaan itulah Tuhan menjawab doa kami dengan cara yang sangat berbeda. Begitu saya akhirnya mulai menyerahkan keinginan saya, tim kami muncul dengan sebuah ide. Bagaimana kalau, daripada mengadakan ibadah di satu gedung, kita mengadakannya di dua lokasi?
Ide ini membuka pintu bagi kami untuk menjangkau puluhan ribu orang lebih banyak dari yang pernah saya bayangkan. Apa yang sepertinya merupakan jawaban ‘tidak’ dari Tuhan sebenarnya adalah pengarahan dariNya. Di situlah saya belajar bahwa doa yang benar bukanlah tentang mendapatkan apa yang kita inginkan, melainkan menyerahkan keinginan kita.
Apapun yang Anda hadapi, janganlah takut untuk meminta apa yang Anda inginkan. Tetapi jangan lupa untuk mengingatkan diri Anda bahwa Allah kita yang baik tahu yang terbaik.
DOA KEKUATAN
Ya Bapa, sungguh Engkau paling tahu apa yang terbaik, dan bahkan ketika itu mungkin bukanlah apa yang kuminta, aku mau mempercayai Engkau dan kehendakMu yang sempurna.
From “Daily Power: 365 Days of Fuel for Your Soul” by Craig Groeschel

