Kasih Karunia yang Cukup

Rabu, 29 Juni 2022

Bacaan : 2 Korintus 12 : 1-10

Tetapi jawab Tuhan kepadaku: “Cukuplah kasih karunia-Ku bagimu, sebab justru dalam kelemahanlah kuasa-Ku menjadi sempurna.” Sebab itu terlebih suka aku bermegah atas kelemahanku, supaya kuasa Kristus turun menaungi aku. (2 Korintus 12:9)

Rasul Paulus setia kepada Allah lebih dari siapapun yang pernah saya baca atau ketahui. Ia dipenjara berkali-kali karena keberaniannya berkhotbah tentang Kristus. Ia dirajam karena mengasihi Yesus. Ia mengalami kapal karam, digigit ular, dipukuli atau ditinggalkan hampir mati—semua karena ketaatannya yang teguh kepada Kristus.

Orang ini menulis sebagian besar isi Perjanjian Baru, merintis gereja ke mana pun ia pergi, dan memiliki penglihatan surgawi. Jadi ketika Paulus berdoa, Anda tentu berpikir bahwa Tuhan tentu akan melakukan apapun untuknya. Tetapi kita melihat satu kali di mana kebenaran yang terjadi adalah sebaliknya.

Paulus memohon kepada Allah berkali-kali untuk menyingkirkan duri dalam dagingnya. Kita tidak yakin apakah yang ia maksud dengan duri tersebut. Beberapa ahli menduga itu adalah masalah dengan mata, radang sendi, sakit kepala, depresi, atau pergumulan rohani. Meskipun kita tidak tahu pasti apakah “duri” itu, tetapi kita tahu bahwa Tuhan menjawab tidak.

Dengan tidak semata-mata menjawab doa itu, sebaliknya Allah mempunyai rencana lain. Allah mau mengajar Paulus bahwa kasih karuniaNya sudah cukup. Kehadiran Tuhan cukup bagi Paulus.

Berdoa bukan hanya meminta Tuhan untuk melakukan apa yang kita ingin supaya Dia lakukan. Berdoa juga berarti mengenal Dia.

Pada akhirnya, berdoa mengingatkan kita bahwa kita bukanlah pihak yang memegang kendali, dan berdoa akan menjaga kita tetap dekat dengan Sang Pemegang Kendali.

DOA KEKUATAN

Tuhan, aku tidak selalu memahami jalanMu, terutama ketika doa-doaku sepertinya tak terjawab. Tolonglah aku untuk bersabar dan menerima seperti Paulus sehingga kuasa Kristus boleh turun menaungiku juga.

From “Daily Power: 365 Days of Fuel for Your Soul” by Craig Groeschel

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top