Rabu, 10 Agustus 2022
Bacaan : Mazmur 31
Kuatkanlah dan teguhkanlah hatimu, hai semua orang yang berharap kepada TUHAN! (Mazmur 31:25)
Berolahraga selalu menyenangkan bagi saya. Menetapkan target menolong saya merasa saya sedang membuat peningkatan. Jika saya meningkat di satu area dalam hidup saya itu membuat saya merasa bahwa saya juga bisa meningkat dalam area lainnya.
Di satu kesempatan yang jarang terjadi Amy ikut saya ke tempat olah raga. Untuk beberapa alasan, saya pikir saya akan membuatnya terkesan dengan kekuatan saya yang bertambah. (Sebenarnya, ia sama sekali tidak peduli dengan otot saya, tapi saya senang berpura-pura kalau ia peduli.)
Bersiap-siap untuk membuatnya terkesan dengan kekuatan saya, saya menambahkan beban dari kondisi normal biasanya, dengan berpikir bahwa rekor yang saya pecahkan akan membuat Amy wow lalu memuji dan mencium saya. Saya berbaring di bangku, menggenggam palang dengan hati-hati, menaruh tangan saya di posisi yang tepat. Saya menarik nafas dalam, berhenti sejenak untuk efek dramatis, membuang nafas perlahan, lalu mulai mengangkat beban.
Satu . . . angkatan pertama cukup mudah. Dua . . . masih gampang. Tiga . . . Empat . . . Lima . . . mulai terasa lebih sulit. Berusaha tak terpengaruh, saya melanjutkan. Enam . . . Tujuh . . . Delapan . . . Sekarang benar-benar susah. Sembilan . . . ini harusnya angkatan terakhir saya. Tetapi saya berkata pada diri sendiri satu kali lagi tentu akan mengejutkan Amy. Dan itulah saatnya palang itu—bum! jatuh di dada saya. Karena berusaha membuat istri saya terkesan, saya memaksakan diri terlalu jauh.
Kadang-kadang kita menaksir kemampuan kita terlalu tinggi. Kita mengangkat beban lebih banyak dari kapasitas yang dapat kita angkat sesuai yang dirancangkan untuk diri kita. Itulah sebabnya dalam setiap langkah, kita membutuhkan kekuatan yang lebih besar dari diri kita sendiri.
Kuasa Allah lebih besar dari diri Anda. Masuklah dalam kekuatanNya hari ini.
DOA KEKUATAN
Tuhan, terkadang aku memaksakan diri, berusaha membuat orang lain terkesan dan bukannya menungguMu untuk memimpin dan mengarahkanku. Hari ini aku mau bersandar pada kekuatanMu dan bukan pada kekuatanku sendiri.
From “Daily Power: 365 Days of Fuel for Your Soul” by Craig Groeschel

