Minggu, 14 Agustus 2022
Bacaan : Filipi 2 : 5-11
Dan janganlah kamu menyerahkan anggota-anggota tubuhmu kepada dosa untuk dipakai sebagai senjata kelaliman, tetapi serahkanlah dirimu kepada Allah sebagai orang-orang, yang dahulu mati, tetapi yang sekarang hidup. Dan serahkanlah anggota-anggota tubuhmu kepada Allah untuk menjadi senjata-senjata kebenaran. (Roma 6:13)
Kita harus menyadari bahwa kita tidak memiliki kesempatan atas kehidupan kekal karena kita baik—kita mendapatkannya karena Allah baik. Kita tidak dapat mengubahnya dengan kekuatan kita sendiri seperti halnya kita tidak bisa membangun sebuah rumah baru dengan tangan kosong. Kita berubah karena kita menyerahkan hidup kita ke dalam tangan Tuhan, Sang Ahli Bangunan, penulis dan penyempurna iman kita.
Jika Anda menerima karunia keselamatan melalui Kristus, dasar kehidupan baru Anda telah diletakkan. Tidak ada sesuatu pun yang dapat Anda lakukan untuk membuat Allah lebih mengasihi Anda, dan tidak ada dosa yang Anda perbuat yang dapat membuat kasihNya kepada Anda berkurang, karena Ia mengasihi Anda sebagaimana adanya. Allah adalah kasih. Kasih bukanlah sesuatu yang Allah kerjakan, melainkan Dia sendirilah kasih itu.
Karena Ia sangat mengasihi Anda, Ia mengutus Yesus, yang tidak menganggap kesetaraan dengan Allah itu sebagai milik yang harus dipertahankan, tetapi telah mengosongkan diriNya dan mengambil rupa seorang hamba. Bahkan taat sampai mati di kayu salib. Sangat sulit memiliki kerendahan hati yang sedemikian serta hati seorang hamba.
Ketika Anda masih berdosa, Kristus telah mati untuk Anda.
Sekarang karena Anda telah diampuni, Anda dapat hidup bagi Dia.
DOA KEKUATAN
Tuhan Yesus, aku tidak dapat memahami sepenuhnya pengorbanan yang Engkau lakukan bagiku. Hari ini aku mempersembahkan diriku untuk Kau pakai sebagai alat kebenaran, anugerah dan kasih bagi orang-orang di sekelilingku.
From “Daily Power: 365 Days of Fuel for Your Soul” by Craig Groeschel

