Memperjuangkan Kedamaian

Minggu, 12 Juni 2022

Bacaan : Yohanes 14 : 23-27

Kekuatiran dalam hati membungkukkan orang, tetapi perkataan yang baik menggembirakan dia. (Amsal 12:25)

Kita semua berkata bahwa kita menginginkan kedamaian, tetapi saya bertanya-tanya apakah kita bersedia untuk memperjuangkannya. Terlalu banyak orang yang bahkan sepertinya tidak menyadari hal-hal yang kita lakukan seringkali merampas damai sejahtera yang Tuhan berikan. Contohnya memeriksa email Anda terus-menerus karena Anda takut ketinggalan sesuatu dan supaya  orang-orang akan melihat Anda sebagai seorang pekerja keras dan super-efisien. Menonton TV secara maraton sampai berjam-jam, padahal tahu kalau Anda membuang-buang waktu dan menghindari hal-hal yang seharusnya dikerjakan. Bekerja gila-gilaan untuk menghindari kenyataan pahit yang ada di rumah.

Inilah yang dilewatkan oleh kebanyakan orang. Ketika Anda menolak untuk menetapkan batasan dan mentaati Allah, Anda sedang merampas damai sejahtera dari diri Anda sendiri, sesuatu yang sangat Anda harapkan. Karena pelarian sementara sekalipun akan diikuti oleh gelombang rasa bersalah. Anda ingin mematikan rasa sakit, tetapi di sisi lain saat Anda bersenang-senang, rasa sakit itu masih ada, bahkan seringkali lebih parah. Anda menyukai pengalih perhatian sementara, tetapi kenyataan berteriak memanggil Anda dan tanggung jawab Anda semakin menumpuk. Anda senang dengan sensasi hawa nafsu, tetapi rasa takut ketahuan menghantui Anda dan merampas jam tidur serta ketenangan Anda. Seperti orang yang sekarat kehausan meneguk air asin, apa yang seharusnya memuaskan malah semakin menambah kebutuhan. Dan hidup berjalan seperti biasa. Semakin banyak stres. Semakin banyak kecemasan. Semakin banyak kekuatiran.

Dan semakin sedikit ketenangan.

Alkitab sangat jelas menyatakan bagaimana cara mendapatkan dan menikmati kedamaian Tuhan—kita harus berjuang untuk mempertahankan hubungan kita denganNya. Kita menghabiskan waktu bersamaNya. Kita mengalami hadiratNya.

Berjuanglah melawan godaan dunia ini yang membuat stres. Dekaplah kedamaian Tuhan yang tersedia bagi Anda hari ini.

DOA KEKUATAN

Ya Tuhan, aku benar-benar merindukan kedamaianMu. Berikanlah aku kekuatan untuk berjuang melawan godaan untuk mencari rasa aman dan ketenangan itu di tempat lain, yang sesungguhnya hanya bisa kudapatkan di dalam Engkau.

From “Daily Power: 365 Days of Fuel for Your Soul” by Craig Groeschel

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top