Terserah Tuhan

Minggu, 29 Mei 2022

Bacaan : 1 Korintus 2 : 10-16

Sebab itu, bila kami menjelaskan hal-hal mengenai Allah kepada orang-orang yang mempunyai Roh Allah, kami tidak mengemukakannya menurut kebijaksanaan manusia, melainkan menurut ajaran Roh Allah. (1 Korintus 2:13BIMK)

Dalam hampir setiap akhir pekan, saya menyampaikan pesan kepada puluhan ribu orang di berbagai lokasi Life Church yang berbeda melalui video satelit. Bagaimanapun, saya jarang melihat lebih dari beberapa ratus orang di suatu tempat pada satu jam ibadah. Kalau saya melihat mereka semuanya sekaligus, itu justru akan menakutkan saya! Pertama kalinya saya berbicara di depan puluhan ribu orang dalam stadion yang besar, saya hampir saja kehilangan suara saya!

Dengan begitu banyak pikiran dan perasaan, saya berdoa, “Tuhan, tolonglah aku melakukan ini. Aku tahu bahwa aku adalah alat pilihanMu untuk membawa pesanMu kepada orang-orang ini pada hari ini.” Saya merasa sepertinya saya tidak layak berada di sana, tetapi ketika saya mengingat bahwa Tuhan telah membawa saya ke sana, maka saya sanggup melangkah dengan otoritasNya.

Saya bukanlah orang yang terbaik. Saya bukan sarjana teologi. Tetapi Tuhan telah memilih dan menunjuk saya, dan saya percaya akan kebenaran ini. Ia telah memanggil saya dan saya terus memenuhi panggilan itu dengan kemampuan saya sebaik-baiknya. Ini bukan tentang menjadi pembicara yang sempurna, ini tentang kesetiaan saya dan apa yang Tuhan ingin lakukan melalui diri saya.

Hal yang sama juga berlaku bagi Anda.

Mungkin Anda tidak harus menjadi pembicara atau berkhotbah, tetapi cepat atau lambat Ia akan memperluas batasan Anda melebihi apa yang terasa nyaman atau mudah bagi Anda. Anda akan tergoda untuk menangguhkan panggilan itu karena Anda merasa takut atau terintimidasi atau tidak yakin pada diri sendiri. Itulah saatnya Anda berdoa dan mengingat bahwa ini bukanlah terserah Anda—ini terserah Tuhan yang bekerja dalam diri Anda.

DOA KEKUATAN

Tuhan, saat aku terus bertumbuh dalam imanku, jangan biarkan aku tetap berada di tempat yang nyaman atau lari dari peluang yang menakutkan. Engkaulah otoritasku dan aku adalah dutaMu, ke manapun aku pergi hari ini.

From “Daily Power: 365 Days of Fuel for Your Soul” by Craig Groeschel

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top