Lebih dari Orang yang Menang

Rabu, 25 Mei 2022

Bacaan : Roma 8 : 31-39

Siapakah yang akan memisahkan kita dari kasih Kristus? Penindasan atau kesesakan atau penganiayaan, atau kelaparan atau ketelanjangan, atau bahaya, atau pedang? … Tetapi dalam semuanya itu kita lebih dari pada orang-orang yang menang, oleh Dia yang telah mengasihi kita. (Roma 8:35,37)

Hari ini, sekitar dua ribu tahun setelah Paulus menuliskan tanya-jawab dalam surat Roma ini, potensi tantangan-tantangan ini masih tetap relevan sampai sekarang. Penindasan atau kesesakan benar-benar ada sepanjang waktu. Anda mungkin sedang menghadapi kesesakan saat ini—pergumulan dalam pernikahan, sakit jasmani, atau masalah dengan anak-anak Anda.

Dengan adanya media sosial, penganiayaan kini mengambil rupa cyberbullying (perundungan di internet). Mungkin orang mengolok-olok Anda karena Anda rajin membaca Alkitab atau mempertahankan kekudusan dalam hubungan. Mungkin orang lain mengejek Anda karena menolak perjanjian bisnis yang tidak jujur.

Sekalipun Anda tidak mengalami kelaparan atau ketelanjangan, sebagaimana halnya jutaan orang di muka bumi ini, bagaimana dengan tantangan dalam hal finansial? Apakah Anda sering merasa sisa bulan ini masih panjang sedangkan uang sudah tidak tersisa?

Di negara saya, untungnya, kehidupan kami tidak dibahayakan oleh karena beribadah secara umum seperti yang dialami negara-negara di belahan bumi yang lain. Tetapi Anda mungkin masih berada dalam bahaya—dari penyakit kronis, hubungan yang penuh kekerasan, atau stres pascatrauma akibat luka-luka lama.

Paulus menjawab pertanyaannya sendiri. Ia tahu di dalam semua jenis tantangan dan rintangan ini, kita lebih dari orang-orang yang menang. Sangatlah penting untuk kita memahami bahwa janji ini tidak digenapi oleh kekuatan kita sendiri—melainkan oleh kuasa Kristus, yang mengasihi kita.

Jika Anda mengikut Kristus, Anda lebih dari orang-orang yang menang—Anda adalah seorang pemenang.

DOA KEKUATAN

Tuhan Yesus, terima kasih karena tidak ada sesuatu pun atau seorang pun yang dapat berada di antara kita. Aku sangat bersyukur atas kuasa kasihMu yang menguatkanku dalam perjalanan hidupku. Hari ini, dengan pertolonganMu, aku akan mengatasi semua rintangan yang menghadang jalanku.

From “Daily Power: 365 Days of Fuel for Your Soul” by Craig Groeschel

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top