Rabu, 18 Mei 2022
Bacaan : 2 Timotius 4 : 1-8
Sebab itu dengan yakin kita dapat berkata: “Tuhan adalah Penolongku. Aku tidak akan takut. Apakah yang dapat dilakukan manusia terhadap aku?” (Ibrani 13:6)
Setelah saya menjadi Kristen pada waktu saya masih kuliah, saya tetap menjadi anggota tim tenis dan berjanji kepada Tuhan bahwa saya akan mempergunakan olahraga sebagai sarana untuk menjadi saksiNya dengan cara apapun yang memungkinkan. Di musim pertandingan berikutnya, saya menjadi pemain yang tak terkalahkan—sulit dipercaya setelah selama tahun pertama saya berjuang untuk bertahan sebagai anggota tim. Saya adalah pemain yang baik, tetapi Tuhan (dan sedikit banyak kerja keras) menjadikan saya pemain yang lebih baik lagi.
Di akhir tahun tersebut, kampus mengadakan acara penghargaan yang cukup besar untuk bidang olahraga dan atlet-atlet kampus. Saya baru mengenal Amy jadi saya mengajaknya untuk datang, dan orang tua saya juga diundang jadi saya tahu kalau saya pasti akan mendapatkan penghargaan. Yang tidak saya sangka adalah mendapat anugerah gelar “Atlet Tahun Ini” (Athlete of the Year), sebuah penghargaan paling bergengsi untuk atlet dari kampus.
Ketika saya naik ke podium untuk menerima piala, pembawa acara bertanya apakah saya mau menyampaikan beberapa patah kata. Seketika saya ingat janji saya kepada Tuhan, saya mengambil mikrofon, dan menyampaikan khotbah pertama saya. Sepertinya ada 73 poin selama saya nyerocos sepanjang 10 menit. Tapi itu tidak penting karena hati saya terbuka dan kemuliaan Allah bersinar.
Menutup kotbah dadakan saya, tiba-tiba saya merasa malu atas apa yang baru saja saya lakukan. Jadi bayangkanlah betapa terkejutnya saya ketika semua orang di ruangan itu berdiri dan bertepuk tangan! Ketika saya kembali ke tempat duduk saya, saya melewati seorang atlet lain yang mengulurkan tangannya untuk menyalami saya, “Itu adalah hal paling berani yang pernah saya saksikan seumur hidup saya!” Saya berterima kasih kepadanya, menyadari kalau semua itu adalah karena Tuhan.
KuasaNya yang sama juga tersedia bagi Anda. Saat ini, hari ini.
DOA KEKUATAN
Ya Tuhan, bawalah aku keluar dari zona nyamanku dan berikan aku keberanian serta kuasaMu. Tolonglah aku untuk bertumbuh dalam iman supaya orang lain boleh mengenalMu.
From “Daily Power: 365 Days of Fuel for Your Soul” by Craig Groeschel

