Bertumbuh dalam Iman

Minggu, 1 Mei 2022

Bacaan : Markus 4 : 26-29

Janganlah kita jemu-jemu berbuat baik, karena apabila sudah datang waktunya, kita akan menuai, jika kita tidak menjadi lemah. (Galatia 6:9)

Waktu anak-anak kami masih kecil, saya senang dengan semangat mereka menyambut musim semi. Mereka membawa pulang benih kecambah di dalam gelas kertas, dan kami akan menjejerkannya di ambang jendela dapur. Mereka akan berlomba tunas milik siapa yang akan tumbuh paling cepat.

Saat anak-anak semakin besar, saya memastikan bahwa mereka tahu kalau bercocok tanam yang sebenarnya membutuhkan lebih banyak kerja.

Sepetak tanaman bunga ataupun kebun sayur kecil pun membutuhkan banyak perhatian—harus disiram, dipupuk, disiangi, dijaga dari rakun dan kucing hutan. Panen akan datang hanya setelah investasi kerja keras yang sungguh-sungguh, dimulai jauh sebelum semak mawar pertama mekar atau Anda mencium aroma lavender yang pertama.

Iman kita membutuhkan komitmen yang serupa serta usaha yang konsisten. Bulan ini kita akan membahas tentang pertumbuhan dan memperkuat berbagai segi iman kita: kesabaran, belas kasihan, kebaikan, sukacita dan damai sejahtera. Untuk dapat menuai setiap kualitas iman tersebut, kita harus memiliki kerajinan dalam keseharian kita. Seperti kita lihat dalam bulan lalu, bahwa doa adalah hal yang mendasar, tetapi belajar Alkitab, penyembahan, komunitas, dan persekutuan juga sangatlah penting.

Hari ini evaluasilah hubungan Anda dengan Tuhan—dalam area manakah Anda memerlukan lebih banyak waktu dan perhatian? Apa yang dapat Anda lakukan untuk menghasilkan buah yang Tuhan kehendaki dalam hidup Anda?

DOA KEKUATAN

Aku mau bertumbuh dalam iman, ya Tuhan. Bulan ini aku mau mengusahakan untuk bertumbuh dalam kualitas tersebut yang akan menguatkan imanku dan memperdalam hubunganku denganMu.

From “Daily Power: 365 Days of Fuel for Your Soul” by Craig Groeschel

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top