Masalah Komunikasi

Selasa, 19 April 2022

Bacaan : Roma 8 : 24-29

TUHAN berkata, “Pikiran-Ku bukan pikiranmu, dan jalan-Ku bukan jalanmu. (Yesaya 55:8BIMK)

Ketika saya bergabung dengan tim tenis waktu kuliah, saya harus membiasakan diri dengan cara berbicara teman-teman saya dari Australia. Dengan cepat saya menyadari bahwa bahasa Inggris mereka tidak sama dengan bahasa Inggris saya!

Kadang-kadang bahkan orang yang berbicara dengan bahasa yang sama tetap saja tidak bisa berkomunikasi. Kita mendengar satu sama lain, tetapi kita bergumul untuk memahami dan menangkap pesan yang disampaikan. Saya sama sekali tidak tahu apa-apa tentang footie (istilah untuk sepak bola di Australia), “Waltzing Matilda” (lagu yang sangat populer di Australia), atau wallaby (semacam kangguru), dan mereka juga tidak selalu mau berhenti sejenak untuk menerangkan maksud atau menjelaskan apa yang mereka bicarakan.

Kadang-kadang saya berpikir apakah doa-doa kita juga tampak aneh dan asing bagi Allah. Tentu saja, Dia mengerti kita dan mengetahui isi hati kita. Tetapi tentunya sulit untuk mendengarkan kita berdoa tentang suatu hal lalu kita mengatakan hal yang lain dan melakukan hal yang berbeda lagi. Karena kita sangat dibatasi dengan apa yang bisa kita lihat dengan mata kita, kita cenderung bersandar pada dunia fisik sebagai dasar pemahaman kita. Walaupun kita sudah diselamatkan oleh Kristus, pada dasarnya kita adalah orang-orang berdosa. Akibatnya, bahasa doa kita juga sangat terbatas.

Meskipun demikian, Allah mendengar kita dan mengetahui apa yang bahkan tidak dapat kita ungkapkan dengan kata-kata. Dengan RohNya yang ada di dalam kita, kita bisa berkomunikasi sepenuhnya dengan Bapa kita—terlepas dari kesalahan kita yang berdosa atau saat-saat di mana kita tidak dapat memahami apa yang Tuhan kerjakan.

Berdoa bukan hanya meminta, doa berarti juga mempercayai.

DOA KEKUATAN

Ya Tuhan, aku tidak dapat selalu memahami mengapa Engkau melakukan apa yang Engkau lakukan, tetapi aku tidak perlu selalu memahaminya. Hari ini aku diingatkan bahwa Aku bisa mempercayaiMu terlepas dari sudut pandangku yang terbatas ini.

From “Daily Power: 365 Days of Fuel for Your Soul” by Craig Groeschel

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top