Senin, 28 Maret 2022
Bacaan : Kolose 3 : 22-25
Lakukanlah segala sesuatu dengan tidak bersungut-sungut dan berbantah-bantahan, supaya kamu tiada beraib dan tiada bernoda, sebagai anak-anak Allah yang tidak bercela … (Filipi 2:14-15)
Waktu saya masih kuliah, saya selalu bekerja pada setiap liburan musim panas, mengumpulkan uang untuk tahun ajaran berikutnya. Hal terutama yang saya ingat dari pekerjaan yang jarang mendapat ucapan terima kasih itu adalah, betapa pengalaman itu mengajarkan saya tentang pentingnya sebuah sikap. Saya menemukan bahwa mencuci piring atau bekerja sebagai resepsionis bisa jadi menyenangkan kalau rekan kerja Anda mempunyai sikap yang positif dan mengerjakan tugas-tugas mereka sepenuh hati.
Hal yang serupa, pekerjaan-pekerjaan yang ringan akan terlihat membosankan dan membuat frustasi ketika orang-orang di sekitar Anda menggerutu dan mengkritik segala sesuatu.
Tentu saja, kita tergoda untuk mengeluh ketika kita harus berhadapan dengan hal-hal yang kurang suka kita lakukan. Kita harus menyelesaikan pekerjaan sementara kita ingin memastikan orang-orang di sekitar kita tahu bagaimana perasaan kita terhadap pekerjaan itu.
Entah itu pekerjaan yang melelahkan di rumah ataupun pekerjaan yang membosankan di kantor, kita mengerjakannya, tetapi kita juga ingin agar orang lain memperhatikan kita, mengakui kita, dan mengagumi kita. Mungkin kita berbicara sepanjang waktu sambil kita mengerjakan pekerjaan itu, mencari perhatian untuk diri kita serta pengorbanan yang telah kita lakukan.
Ketika kita bertumbuh dewasa, kita mulai menyadari bahwa sikap-sikap ini tidak memuliakan Tuhan ataupun mencerminkan karakterNya yang penuh kasih dan kemurahan. Saat kita menggerutu, mengeluh, merengek dan berselisih, kita membuka kesempatan bagi perselisihan, persaingan, pembandingan dan kepahitan untuk menyelinap masuk.
Kita lebih berfokus pada kenyamanan diri sendiri dan keinginan pribadi daripada melayani orang lain dengan karakter yang serupa seperti Kristus.
Hari ini, cobalah untuk mengerjakan segala sesuatu seperti Anda melakukannya untuk Tuhan. Lakukan pekerjaan dan tugas-tugasmu sebagaimana Yesus akan melakukannya, dengan rendah hati namun penuh percaya diri.
DOA KEKUATAN
Ya Tuhan, aku mau mempersembahkan hatiku, tanganku, dan segala yang ada padaku hari ini. Apapun yang kulakukan, biarlah itu menjadi persembahan pelayananku, bukan kesempatan untuk menunjukkan ego ataupun memamerkan kemampuanku.
From “Daily Power: 365 Days of Fuel for Your Soul” by Craig Groeschel

