Rumah Anda

Sabtu, 20 Februari 2021

Bacaan : Matius 25 : 31-40

Saudara-saudara, memang kamu telah dipanggil untuk merdeka. Tetapi janganlah kamu mempergunakan kemerdekaan itu sebagai kesempatan untuk kehidupan dalam dosa, melainkan layanilah seorang akan yang lain oleh kasih. (Galatia 5:13)

Semakin lama saya hidup, semakin saya menemukan bahwa keberanian itu seringkali terlihat sebagai pelayanan dan pengorbanan. Di tempat di mana Anda merasa paling nyaman, Anda harus memiliki sesuatu yang lebih untuk diberikan di sana. Rumah adalah tempat kita beristirahat. Rumah adalah tempat kita menemukan kedamaian, jadi untuk memberi sesuatu di rumah, untuk berkorban di tempat itu, berarti berkorban secara mendalam. Saya pikir itu adalah keberanian.

Ketika saya kembali ke Nashville dari Skotlandia saya tidak punya tempat untuk tinggal.

Semua barang-barang saya tersimpan di unit penyimpanan di daerah Nashville barat, dan saya tidak lagi punya alamatnya. Waktu itu hari Thanksgiving (akhir bulan November), dan saya berencana untuk sudah menemukan tempat tinggal sebelum hari Natal.

Sebelum meninggalkan Nashville pada musim panas sebelumnya, saya bercanda dengan teman saya Luke dan Heather tentang pindah bersama mereka kalau saya kembali nanti. Suatu hari di musim gugur, Luke menghubungi saya lewat Skype dan berkata bahwa candaan adalah tawaran serius. Saya diterima untuk tinggal bersama mereka selama beberapa minggu sementara saya mencari tempat tinggal.

Saya mengganggu kehidupan mereka. Saya menambahkan seorang manusia ke dalam rumah-untuk-dua-orang mereka. Saya membutuhkan kunci dan tempat tidur dan kamar mandi dan internet.

Pulang kembali setelah berada di luar negeri selama enam bulan, saya sempat merasa kuatir akan mengalami kejutan budaya kembali. Itu adalah hal yang nyata, kawan. Berada di tengah-tengah budaya asing, berusaha beradaptasi dan membiasakan diri, kemudian pulang kembali ke rumah—itu bisa membuat orang normal bisa agak hilang kewarasannya.

(Dan saya bukan termasuk orang yang normal. Jadi ada faktor tambahan untuk itu).

Tetapi tinggal bersama Luke dan Heather merupakan lingkungan yang paling nyaman, paling hangat, paling bersahabat. Kami menghias pohon Natal, memakai baju hangat dan pergi ke bioskop, dan berjalan kaki makan malam ke Edley, restoran barbekyu terbaru di daerah itu. Bahkan, seorang teman kami yang lain, Adam, kemudian tinggal bersama kami juga, sehingga kami menjadi keluarga 4 orang di masa liburan akhir tahun itu.

Saya pikir pengorbanan Luke dan Heather telah menyelamatkan saya dari penderitaan untuk kembali menyesuaikan diri dengan Nashville dan Amerika. Itu benar.

Rumah adalah tempat kita menemukan kedamaian, jadi untuk berkorban di tempat itu, berarti berkorban secara mendalam.

Tahun Baru tiba, dan saya masih belum menemukan tempat untuk tinggal. Minggu berganti bulan, dan sebelum pertengahan bulan Februari akhirnya saya  mengepak barang-barang saya untuk pindah ke rumah di ujung jalan.

Luke dan Heather tidak pernah mengeluh. Kami sering membicarakan tentang hal itu dengan jujur dan terbuka, tetapi mereka tetap saja terus memberi—memberikan tempat mereka, waktu mereka, uang mereka, hati mereka.

Membiarkan seseorang yang bukan keluarga untuk tinggal di rumah Anda adalah suatu keberanian.

Bagaimana Anda bisa menjadi berani dengan orang-orang yang tinggal bersama di rumah Anda? Apakah Anda bersedia menerima seseorang untuk tinggal bersama Anda sementara waktu? Apakah Anda cukup berani untuk bersikap baik kepada pasangan Anda? Maukah Anda mencuci piring lebih dulu? Maukah Anda membuang sampah keluar meskipun seharusnya itu adalah tugas orang lain? Bagaimanakah prakteknya bagi Anda untuk melayani dan menjadi berani di rumah Anda sendiri?

Apakah Anda cukup berani untuk menemukan tempat Anda, sekalipun tempat Anda itu ada di sini? Sekalipun tempat itu adalah rumah Anda sendiri?

JADILAH BERANI: Bersyukurlah kepada Tuhan atas rumah Anda, untuk tempat Anda tinggal, dan tanyalah kepada Tuhan bagaimana Anda bisa menerapkan keberanian di rumah Anda sendiri.

From “100 Days to Brave” by Annie F. Downs

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top