Tempat Kudus

Rabu, 17 Februari 2021

Bacaan : Keluaran 3 : 2-12

Lalu Ia berfirman: “Janganlah datang dekat-dekat: tanggalkanlah kasutmu dari kakimu, sebab tempat, di mana engkau berdiri itu, adalah tanah yang kudus.” (Keluaran 3:5)

Di sepanjang Perjanjian Lama, kita melihat tempat-tempat ke mana Allah hadir, dan tempat-tempat itu menjadi kudus. Musa harus melepaskan kasutnya untuk berada di hadirat Allah.

Tetapi sekarang kita mempunyai Yesus. Roh Kudus tinggal di dalam kita. Kita tidak lagi terikat pada hukum Perjanjian Lama. Kita tidak harus pergi ke Bait Allah untuk bisa bertemu dengan Tuhan. Kita tidak harus melepas sandal/sepatu kita. Kita bisa berbicara denganNya ketika kita ada di tempat tidur atau sedang mengecat kuku atau melipat baju setrikaan atau sedang mengetik di komputer.

Karena kita memiliki akses yang luar biasa ini kepada Bapa melalui Yesus, sangatlah mudah cepat merasa berpuas diri dan lupa bahwa Allah itu kudus dan layak menerima rasa hormat kita.

Ya, kita bisa berbicara denganNya di manapun, tetapi saya rasa penting juga untuk memiliki tempat kudus denganNya. Kalau Anda tidak memilikinya, rasanya sulit untuk berkonsentrasi. Maksud saya, kita ini manusia, jadi kita bisa saja lupa bahwa Allah itu Allah dan kita harus menghormati Dia.

Apakah Anda mempunyai tempat khusus di rumah di mana Anda menghabiskan waktu dengan Tuhan?

Untuk saya, itu adalah kursi putar saya. Warnanya coklat khaki (hampir seperti keemasan), dan ada lingkaran-lingkaran hitam yang keren. Kelihatannya seperti kursi biasa yang indah, tetapi bagi saya? Itu sakral. Itu spesial.

Di situlah saya duduk kalau saya mau berbicara dengan Tuhan, ketika saya membaca firmanNya, ketika saya mencari Dia.

Ya, kita bisa berbicara denganNya di manapun, tetapi saya rasa penting juga untuk memiliki tempat kudus denganNya.

Nah, ini bukanlah tempat satu-satunya, tetapi ini tempat istimewa.

Orang-orang yang berani melakukan dengan sengaja, dan Anda harus dengan sengaja dalam waktu Anda bersama Tuhan. Anda tidak bisa berharap untuk menjadi berani tanpa menghabiskan waktu bersamaNya—Dia yang adalah semua alasan Anda untuk bisa menjadi berani.

Temukanlah tempat sakral Anda. Tidak harus mewah. Roda kursi putar Anda tidak harus terbuat dari emas. Hanya temukanlah tempat di rumah Anda dan jadikan itu tempat istimewa.

JADILAH BERANI: Apakah Anda mempunyai tempat sakral yang khusus? Di manakah itu? Apa artinya bagi Anda? (Kalau Anda tidak mempunyai tempat khusus yang rasanya sakral bagi Anda, carilah! Buatlah!)

From “100 Days to Brave” by Annie F. Downs

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top