Bermurah Hatilah dengan Perkataan Anda

Minggu, 14 Februari 2021

Bacaan : Efesus 4 : 25-31

Perkataan ramah serupa madu; manis rasanya dan menyehatkan tubuh. (Amsal 16:24—BIMK)

Orang-orang yang berani mengambil firman Allah dan memperkatakan kasih dalam kehidupan orang lain. Orang-orang yang berani mengijinkan Allah mengasihi mereka dan mengetahui bahwa mereka diperlengkapi dalam segala hal untuk menggunakan kata-kata mereka untuk memperkatakan kasih.

Ayat hari ini sangat indah dan benar. Pernahkah Anda berada di dekat seseorang yang omongannya membuat ngilu? Kita dapat menggunakan perkataan kita untuk menyakiti orang lain, untuk menjadi negatif, untuk bergosip, dan untuk mengeluh.

Atau kita bisa menjadi berani untuk keluar dari dunia yang sinis dan negatif, di mana orang-orang ingin mendengar gosip dan hal-hal negatif, dan sebaliknya kita bisa bermurah hati dengan perkataan kita dan menggunakannya untuk membawa kehidupan.

Jika kita fokus pada hal tersebut—jika tujuan kita, hari demi hari, adalah untuk menjadi murah hati dan ramah, memperkatakan kasih dengan ucapan kita—pola pikir serta kebiasaan negatif kita akan menyingkir. Kata-kata makian akan berhenti karena itu tidak cocok dengan diri Anda yang Anda inginkan. Sarkasme akan memudar karena Anda tidak bisa menyakiti orang lain dengan perkataan Anda, bahkan meskipun itu tidak sengaja. Gurauan yang tidak pantas mungkin masih terlintas dalam pikiran Anda tetapi tidak akan keluar dari mulut Anda.

Ketika kita menyimpan firman Allah, secara rutin dan rajin, hal-hal yang kurang berarti akan pergi. Allah menjadikan kita baru, lagi dan lagi, dan kita bisa secara sengaja dan murah hati dengan perkataan kita kepada diri sendiri, kepada orang lain, dan kepada Tuhan.

Orang-orang yang berani memperkatakan kasih dalam kehidupan orang lain.

Saya berharap bahwa Anda akan menulis pesan. Untuk siapapun. Untuk orang-orang yang membutuhkan perkataan kehidupan di dalam hati mereka. Saya berharap bahwa Anda akan berdiri bagi orang-orang yang tidak mampu berdiri bagi dirinya sendiri. Dan saya berharap bahwa Anda akan berpikir sebelum Anda berbicara, memilih kata-kata yang membawa terang, dan bukan yang mematikan.

Kawan, jadilah berani. Jadilah berbeda dalam dunia yang memakai perkataan untuk menyakiti. Pakailah perkataan Anda untuk menyembuhkan, dan pakailah sesering mungkin. Berikanlah perkataan kehidupan itu, perkataan yang ada dalam Alkitab, kepada sebanyak mungkin orang yang Anda bisa.

JADILAH BERANI: Tuliskanlah pesan kepada seseorang yang Anda kasihi yang penting bagi Anda akhir-akhir ini. Kalau bisa, kirimkanlah surat sehingga ia bisa mendapatkan kejutan surat yang menyenangkan!

From “100 Days to Brave” by Annie F. Downs

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top