Bermurah Hatilah dengan Harta Anda

Sabtu, 13 Februari 2021

Bacaan : 2 Korintus 9 : 6-12

Tak seorangpun dapat mengabdi kepada dua tuan. Karena jika demikian, ia akan membenci yang seorang dan mengasihi yang lain, atau ia akan setia kepada yang seorang dan tidak mengindahkan yang lain. Kamu tidak dapat mengabdi kepada Allah dan kepada Mamon.” (Matius 6:24)

Saya tidak akan pernah lupa akan bencana tsunami yang menghantam Asia Tenggara pada tahun 2004. Waktu itu saya masih menjadi guru, dan kami sedang ada acara di luar sekolah pada masa libur Natal. Ketika kami kembali, murid-murid di kelas saya mengajukan banyak pertanyaan dan mereka ingin melakukan sesuatu untuk membantu.

Kami mendapat info bahwa ternyata kami bisa menyalurkan dana bantuan untuk menyediakan tempat penampungan dan makanan bagi para korban lewat Palang Merah. Jadi kami memulai gerakan mengumpulkan uang receh. Anak-anak dari semua penjuru sekolah akan membawa uang receh dan memasukkannya ke dalam toples. Pada hari Jumat kami membawa toples kami masing-masing ke kelas dan menuangkan isinya di lantai. Di satu meja ada murid yang menghitung koin 25 sen. Di meja lain menghitung koin 10 sen, meja yang lain 5 sen, dan meja lain lagi koin 1 sen. Kemudian mereka menghitung semua koin yang terkumpul.

Percayakah Anda bahwa dalam waktu satu bulan saja kami berhasil mengumpulkan uang lebih dari $1000 (sekitar 14 juta rupiah)? (Dan tidak ada 1 sen pun yang masuk ke kantong seorang murid pun). Kami bisa menyediakan lebih dari dua puluh tenda ukuran besar untuk orang-orang di Asia. Ketika gerakan mengumpulkan uang receh itu dimulai, saya tidak pernah menyangka kalau kami bisa mengumpulkan sedemikian banyak, apalagi jika 25 orang anak kelas lima yang memimpin gerakan tersebut. Namun dengan tangan-tangan mereka yang lembut, mereka mengumpulkan koin-koin, menghitungnya, dan menulis catatan untuk para orang tua murid di sekolah. Mereka adalah pelayan-pelayan. Dan Allah menghargai pemberian mereka.

Apakah Anda mempergunakan uang Anda dengan cara yang memuliakan Tuhan?

Yesus berkata bahwa Anda tidak bisa mengabdi kepada Allah dan kepada uang (Mamon). Itu tidak akan berhasil. Mungkin Anda berpikir Anda tidak mengasihi uang lebih daripada Tuhan, tetapi ke manakah pengeluaran uang Anda selama ini?

Apakah Anda mempergunakan uang Anda dengan cara yang memuliakan Tuhan? Dengan cara yang melayani umat Tuhan? Apakah Anda bersikap tidak bertanggung jawab dengan uang dan hidup dari kartu kredit?

Allah memberkati kita ketika kita memberikan persepuluhan dan persembahan kita kepadaNya. Ia mempergunakan uang kita untuk menyebarkan kasihNya kepada orang lain, dan Ia memberkati kita sedemikian limpahnya ketika kita bermurah hati.

Memang ini tidak mudah. Saya tahu! Tetapi apakah Anda cukup berani untuk mempercayai bahwa jika Anda bermurah hati dengan uang Anda, Anda tidak akan pernah kekurangan?

Berjalanlah dalam ketaatan terhadap firman Allah, dan bermurah hatilah dengan harta Anda. Ambillah langkah yang berani hari ini dan lihatlah bagaimana Allah memberkati orang lain—dan Anda—melaluinya.

JADILAH BERANI: Berikanlah sejumlah uang hari ini—untuk gereja, untuk organisasi, untuk seorang teman, atau suatu kelompok/komunitas yang Anda percayai.

From “100 Days to Brave” by Annie F. Downs

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top