Beristirahatlah

Kamis, 4 Februari 2021

Bacaan : 1 Raja-raja 19 : 4-8

Sia-sialah kamu bangun pagi-pagi dan duduk-duduk sampai jauh malam, dan makan roti yang diperoleh dengan susah payah—sebab Ia memberikannya kepada yang dicintai-Nya pada waktu tidur. (Mazmur 127:2)

Orang-orang yang berani menyadari bahwa ada saatnya di mana Anda harus berhenti.

Dengar, saya adalah orang yang senang sibuk dan beraktivitas. Anda harus bekerja. Anda harus berolah raga. Anda harus berkata ya. Anda harus mencoba. Anda harus bekerja keras, kawan. Pastinya.

Tetapi terus-terusan sibuk selama 365 hari bukanlah yang dilakukan orang-orang yang berani. Mereka berhenti ketika mereka harus berhenti, bahkan ketika itu agak menakutkan dan ada harga yang harus dibayar.

Kesehatan rohani Anda jauh lebih penting daripada gol yang Anda kejar. Dan Anda tidak akan mencapai gol Anda kalau Anda kelelahan.

Istirahat bukanlah hal yang buruk. Istirahat bukanlah sesuatu yang akan membuat Anda ketinggalan. Tetapi ya, kadang-kadang harus mengorbankan sesuatu. Terkadang Anda harus berkata tidak terhadap sesuatu supaya Anda bisa beristirahat.

Tetapi seperti yang dikatakan ayat hari ini, Tuhan memberikan istirahat kepada orang-orang yang dikasihiNya (versi The Message). Kawan, keberanian bukanlah menaklukkan dunia dengan kekuatan Anda sendiri. Melainkan bekerja keras dengan karunia yang telah diberikan kepada Anda, tetapi juga mempercayai bahwa segala sesuatu berasal dari Tuhan—kemampuan Anda untuk bekerja adalah dari Tuhan. Ia yang menciptakan Anda.

Jadi dengarkanlah Dia ketika Dia menyuruh Anda untuk beristirahat. Jadikan istirahat sebagai bagian irama dalam hidup Anda. Ini adalah disiplin yang harus Anda pilih dan Anda undang masuk dalam hidup Anda. Ketika Anda melihat orang sekeliling Anda sibuk dan tergesa-gesa dan mengabaikan waktu istirahat, jangan menjadi gelisah dan merasa Anda harus ikut-ikutan menyibukkan diri.

Anda tidak akan mencapai gol Anda kalau Anda kelelahan.

Milikilah cukup keberanian untuk beristirahat—karena Anda membutuhkannya. Karena itu sehat. Karena Allah sendiri juga beristirahat.

JADILAH BERANI: Sempatkanlah tidur sebentar di waktu istirahat siang Anda. Pergilah tidur lebih awal malam ini. Ambillah satu hari libur dalam minggu ini (atau mungkin setengah hari saja). Carilah waktu untuk beristirahat.

From “100 Days to Brave” by Annie F. Downs

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top