Pemerintah

Senin, 16 November 2020

Bacaan :  Amsal 29 : 1-14

Melakukan kefasikan adalah kekejian bagi raja, karena takhta menjadi kokoh oleh kebenaran. (Amsal 16:12)

Pemerintah seringkali berjalan pincang karena orang-orang yang duduk dalam pemerintahan takut terhadap para pemilihnya. Orang-orang yang mulia memasuki dunia dan berakhir dengan kehilangan impian mereka oleh karena intimidasi. Ragi Herodes telah meracuni banyak orang (lihat Mrk 8:15). Tetapi ada orang-orang tipe baru yang sedang bertumbuh pada masa kini yang hanya takut kepada Allah dan hidup dengan hikmat yang memampukan seseorang melangkah melewati pendapat khalayak yang bagaikan ladang ranjau. Itulah harga yang harus dibayar untuk dapat bekerja efektif dalam pemerintahan.

Orang yang mendaki gunung pengaruh ini harus menyadari bahwa kita perlu “makin berkenan di hadapan Allah dan manusia” (Luk 2:52), seperti halnya Yesus. Amsal mungkin merupakan kitab petunjuk yang paling praktis tentang hal ini. Membaca satu pasal per hari, sesuai dengan tanggal, akan memberi arahan kepada para pemimpin di bidang ini sehingga tidak akan ada masalah yang muncul tanpa ada jawaban dari Kerajaan Allah.

Sayangnya kata integritas dan politisi sering dipandang bertolak belakang. Firman Allah tetap benar — “Bila orang benar mujur, beria-rialah kita” (Ams 11:10). Secara naluri orang-orang ingin diperintah oleh orang-orang yang jujur dan benar. Mereka merindukan pemimpin yang tidak melayani diri sendiri, tetapi sungguh-sungguh memerintah dengan penuh pengorbanan demi kepentingan orang banyak. Di sini sekali lagi kita perlu mengikuti standar Yesus, yang mau melayani seperti raja dan memerintah seperti hamba. Seperti itulah caraNya.

Sungguh menyedihkan melihat banyak orang percaya jatuh dalam taktik lawan politik mereka yang tidak percaya Tuhan karena popularitas mereka merosot dalam jajak pendapat umum. Ada cara yang lebih baik dalam menjalankan strategi politik, dari menjalankan kampanye sampai mengelilingi diri sendiri dengan orang-orang berhikmat yang membantu dalam pengambilan keputusan yang baik. Semua hal ini merupakan tanda seseorang yang punya komitmen pada hikmat yang penuh kreativitas.

Dua dari peranan pemerintah paling dasar adalah menciptakan keamanan dan kemakmuran. Jika pemimpin dalam pemerintahan menggunakan posisi mereka untuk keuntungan pribadi, hal itu sama artinya dengan melacurkan karisma mereka untuk diri mereka sendiri. Keunggulan ditemukan dalam melakukan hal yang terbaik demi orang lain.

From “Dreaming with God” by Bill Johnson

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top