Minggu, 17 September 2023
Bacaan : Yohanes 21 : 1-14
Maka murid yang dikasihi Yesus itu berkata kepada Petrus: “Itu Tuhan.” Ketika Petrus mendengar, bahwa itu adalah Tuhan, maka ia mengenakan pakaiannya, sebab ia tidak berpakaian, lalu terjun ke dalam danau. (Yohanes 21:7)
Setelah kebangkitanNya, Yesus muncul di pantai di mana murid-muridNya mencari ikan. Ia bertindak seperti seseorang yang sedang pergi berjalan-jalan, bertanya apakah pekerjaan mereka beruntung, menyarankan supaya mereka mencoba titik yang lain, dan mengulangi hasil tangkapan yang telah menangkap mereka semua sejak awalnya.
Petrus berada sekitar seratus meter dari pantai. Itu kira-kira tiga blok perumahan—cukup jauh untuk berenang, terutama dengan pakaian dan jubah. Petrus tidak peduli. Ia tidak menunggu perahu, melupakan ikan-ikan, dan secepat mungkin ia terjun ke air, berenang, mengayuh, mengambil nafas, lalu tiba di pantai secepat dia bisa untuk mendapatkan Yesus. Apakah Anda pikir ia akan menarik garis di pasir? “Maaf Pak, Tuan Kristus, bolehkah saya mendekat?” Petrus adalah orang yang meledak-ledak dan impulsif. Ia baru saja berenang seratus meter dengan pakaian lengkap. Saya berani bertaruh bahwa ia pasti lari mendapati Yesus, basah kuyup seperti cucian keluar dari mesin cuci, dan memeluk Dia, membasahi Tuhan yang telah bangkit.
Jika Petrus tidak melakukannya, Anda tahu Yesus pasti akan melakukannya, menambahkan air mata sukacita dalam pelukan yang basah tersebut. Sungguh indah. Seperti itulah caranya, kawan. Mulailah mempraktekkan mengasihi Yesus. Terhubunglah denganNya seperti Anda melihat sahabat-sahabatNya di dalam Injil.
~***~
Berlatihlah untuk mengasihi Yesus; jadikanlah ini disiplin Anda sehari-hari. Cobalah untuk terhubung denganNya seperti Anda melihat sahabat-sahabatNya di dalam Injil.
From “Restoration Year: A 365-Day Devotional” by John Eldredge

