Senin, 4 September 2023
Bacaan : Matius 19 : 13-15
Tetapi Yesus berkata: “Biarkanlah anak-anak itu, janganlah menghalang-halangi mereka datang kepada-Ku; sebab orang-orang yang seperti itulah yang empunya Kerajaan Sorga.” (Matius 19:14)
Kisah yang sederhana, khas Sekolah Minggu. Tetapi kita telah membuat momen yang berharga hilang dari peristiwa ini sehingga kita kehilangan baik realitas maupun keindahannya. Gereja kami suatu kali mengadakan sebuah pertemuan, dan tampaknya penitipan anak-anak tidak tersedia karena anak-anak kecil berkeliaran. Kebanyakan orang berusaha menampilkan wajah baik-baik saja, tetapi setelah beberapa kali interupsi, Anda dapat merasakan kejengkelannya. Ini adalah inti sifat alami manusia, sesuatu dalam diri kita yang menggeram, Jangan mengacaukan agendaku. Kalau Anda tidak menyadari betapa dalam hal ini mengalir dalam diri Anda, bagaimana perasaan Anda ketika ada orang memotong jalan Anda di jalan raya atau seseorang menyulitkan Anda menyelesaikan pekerjaan Anda? Yang membuat kita marah biasanya adalah beberapa versi dari Kamu membuat hidupku semakin sulit. Menyingkirlah!
Kawan, saya harap Anda memahami hal ini: aspek paling nampak dari karakter seseorang adalah bagaimana cara dia mengatasi orang-orang. Bagaimana sikap Yesus terhadap orang-orang? Dia menyambut gangguan. Ia berhenti dari apa yang sedang Dia kerjakan dan memberikan perhatian penuh. Dia adalah pribadi yang sangat murah hati. Saya mencintaiNya karena itu. Saya berharap bisa menjadi seperti itu.
~***~
Kebanyakan orang yang saya kenal merasa bahwa mereka menginterupsi Allah dengan doa-doa mereka; bahwa Dia sedang mengurusi hal lain yang lebih penting. Tetapi sekarang Anda tahu bahwa Yesus senang diinterupsi. Jadi ayolah—interupsilah Dia!
From “Restoration Year: A 365-Day Devotional” by John Eldredge

