“Aku akan Berdoa Untukmu!”

Sabtu, 8 Juli 2023

Bacaan : Yakobus 5 : 13-18

Karena itu hendaklah kamu saling mengaku dosamu dan saling mendoakan, supaya kamu sembuh. Doa orang yang benar, bila dengan yakin didoakan, sangat besar kuasanya. (Yakobus 5:16)

Saya telah sampai pada titik di mana saya harus berhenti berkata kepada orang-orang, “Aku akan berdoa untukmu,” terlepas dari apapun niat baik saya—dan janji ini hampir selalu disampaikan dengan niat baik—saya sering tidak ingat untuk melakukannya. Sampai ternyata sudah terlambat, dan kemudian saya merasa bersalah karena saya lupa. Saya tidak suka menjanjikan sesuatu yang mungkin tidak akan saya penuhi. Anda tahu kelanjutan ceritanya: seseorang yang Anda kasihi menceritakan kesusahan, kebutuhan atau pergumulannya, dan Anda menanggapi dengan, “Oh, saya turut prihatin. Saya akan berdoa untukmu.” Tapi kemudian, seringnya, Anda tidak pernah melakukannya. Kalau semua doa yang kita janjikan itu benar-benar didoakan, tentu dunia ini akan jadi berbeda.

Jadi daripada menjanjikan doa di waktu yang akan datang, yang coba saya lakukan adalah berhenti, di saat itu juga, dan berdoa. Pada waktu dan tempat itu juga. Sungguh aneh banyak orang Kristen yang malah menjawab dengan heran, “Maksudmu, sekarang?” “Iya, tentu saja. Mari berdoa.” Di rumah makan, di dalam mobil, di manapun. Jika itu adalah pesan singkat atau email, mulailah berdoa saat Anda mengetik jawaban Anda, menuliskan doa untuk mereka saat itu juga. Ini bukan saja akan menolong Anda supaya tidak lupa, tetapi juga akan menolong mereka untuk setuju dengan apa yang Anda doakan, dan persetujuan itu bisa sangat berkuasa.

~***~

Cobalah dalam minggu ini—berdoa saat itu juga. Mungkin dengan tenang, mungkin dengan keras, tetapi berusahalah untuk langsung berdoa daripada menundanya untuk “waktu yang lebih baik” nanti.

From “Restoration Year: A 365-Day Devotional” by John Eldredge

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top