Jiwa Pejuang

Minggu, 18 Juni 2023

Bacaan : Efesus 6 : 10-20

Musa berkata kepada Yosua: “Pilihlah orang-orang bagi kita, lalu keluarlah berperang melawan orang Amalek, besok aku akan berdiri di puncak bukit itu dengan memegang tongkat Allah di tanganku.” (Keluaran 17:9)

Wahai anak-anak, kalian diciptakan dalam gambar Allah, yang adalah Sang Pejuang Agung. Keyakinan Anda merupakan bagian besar dari misi Anda di muka bumi ini—untuk bergabung bersama Sang Pejuang dalam peperangan melawan kejahatan. Sifat alami inilah yang akan memampukan Anda mengatasi kepasifan dan kelumpuhan yang diwariskan dari kejatuhan dalam dosa. Kenyataannya, Anda selalu berpihak pada salah satunya—sifat pejuang atau kelumpuhan—dalam setiap keputusan yang Anda buat, setiap hari.

Ada banyak cara supaya hati pejuang Anda bisa muncul. Anda tidak perlu bergabung dengan militer, meskipun itu juga adalah panggilan yang mulia; selama berabad-abad pena telah terbukti lebih ampuh daripada pedang, demikian kata pepatah.

Terlepas dari cara Anda berdiri bersama Sang Pejuang, hati pejuang Anda berkata, “Aku tidak akan membiarkan kejahatan menang. Ada hal-hal yang tidak boleh diteruskan. Aku harus melakukan sesuatu. Ada kemerdekaan yang harus didapatkan.” Hati pejuang berkata, “Aku akan mempertaruhkan diriku untukmu.” Sifat alami Anda itu garang, berani, siap untuk melawan kejahatan, siap maju berperang. Ada saatnya berhenti berkata, “Mengapa hidup ini begitu berat?” Sebaliknya Anda bermitra dengan Yesus, menerima panggilan untuk berperang, untuk bangkit dan maju. Seperti Yesus harus melakukannya untuk memenuhi misi besar dalam hidupNya.

~***~

Tuhan Yesus—ampuni aku karena terlalu banyak melindungi-diri-sendiri. Aku mau menjadi bagian dari Misi AgungMu. Tunjukkanlah kepadaku tempat yang telah Engkau sediakan untukku.

From “Restoration Year: A 365-Day Devotional” by John Eldredge

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top