Kisah yang Berharga

Sabtu, 13 Mei 2023

Bacaan : 1 Samuel 17 : 30-37

… “Janganlah seseorang menjadi tawar hati karena dia; hambamu ini akan pergi melawan orang Filistin itu.” (1 Samuel 17:32)

Saya sedang menonton film dokumenter yang luar biasa tentang pemburu Dorobo di Kenya bagian selatan. Busur panah mereka tidak cukup kuat untuk membunuh hewan yang besar, jadi mereka mencuri mangsa singa. Dan sebagai bukti keberanian, mereka berjalan melewati kawanan dengan menenteng seekor rusa; kepercayaan diri mereka membuat singa-singa melarikan diri. Adegan berikutnya terlihat beberapa orang di sekitar perapian yang sedang membakar daging rusa, sambil mengobrol dan tertawa. Salah seorang dari mereka berkata, “Tapi tidak semua orang berani melawan singa; beberapa orang itu pengecut.” Inilah malam api unggun di mana Anda ingin berada—pesta para pemberani.

Dibutuhkan keberanian, karena ketakutan adalah alasan pertama Anda menyerah. Dibutuhkan ketekunan karena tak ada satupun yang layak dimiliki dapat diperoleh tanpa perjuangan. Dibutuhkan akal karena kebanyakan kita memasuki dunia dengan kenaifan seperti anak-anak. Ada sejumlah singa yang harus Anda hadapi—salah satunya adalah ketakutan. Yang lain adalah keputusasaan. Juga mempertahankan hak. Entah Anda yang membunuhnya atau mereka akan memakan Anda serta impian Anda sebagai santapannya.

Keberanian, ketekunan, akal—dengan itulah Anda membunuh singa. Hiduplah dengan hal-hal itu dan Anda akan mempunyai kisah yang berharga untuk diceritakan.

~***~

Ketakutan apakah yang menghalangi hidup Anda? Menghalangi Anda mengambil risiko? Bahkan menghalangi Anda hidup dengan lebih berani bersama Allah? Coba sebutkan, atau bahkan tuliskanlah hal-hal itu. Kemudian undanglah Yesus ke pusat rasa takut tersebut.

From “Restoration Year: A 365-Day Devotional” by John Eldredge

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top