Minggu, 30 April 2023
Bacaan : Mazmur 139 : 13-18
mata-Mu melihat selagi aku bakal anak, dan dalam kitab-Mu semuanya tertulis hari-hari yang akan dibentuk, sebelum ada satupun dari padanya. (Mazmur 139:16)
Cerita adalah bahasa hati Anda. Jiwa Anda berbicara dengan gambar dan emosi dari sebuah kisah. Bandingkan antusiasme Anda untuk mempelajari sebuah diktat dengan ajakan untuk pergi menonton film. Anda akan menemukan jawaban atas teka-teki keberadaan Anda dalam cerita.
Selama ratusan tahun, budaya kita telah kehilangan ceritanya. Pencerahan telah menghilangkan gagasan bahwa ada Penulis tetapi mencoba bertahan pada gagasan bahwa hidup masih bisa masuk akal. Budaya barat menolak transendensi Abad Pertengahan dan menempatkan kepercayaannya dalam kemajuan Zaman Akal. Sang Penulis ditiadakan, dan tidak butuh waktu lama untuk kehilangan Kisah yang Lebih Besar. Keyakinan utama di masa kita adalah bahwa tidak ada Kisah, hanya kejadian acak dalam hari-hari kita. Tragedi masih membuat Anda menangis dan kepahlawanan masih mengangkat hati Anda, tetapi tidak ada konteks untuk semua itu.
Jadi, Anda menciptakan alur kisah Anda sendiri untuk memberikan makna kepada pengalaman Anda. Tentu saja, karena hati Anda dibuat untuk hidup dalam Kisah yang Lebih Besar. Sebuah kisah penuh tujuan dan berjalan dalam kesatuan dengan Allah. Inilah sebabnya sangat penting untuk mengingat Penulis kisah hidup Anda, dan kebaikan hatiNya terhadap Anda.
~***~
Tuliskanlah cerita dari film favorit Anda. Mintalah Tuhan untuk menunjukkan bagian-bagian dari KisahNya yang ditunjukkan melalui cerita yang Anda sukai.
From “Restoration Year: A 365-Day Devotional” by John Eldredge

