Kamis, 30 Maret 2023
Bacaan : Markus 10 : 17-27
Tetapi Yesus memandang dia dan menaruh kasih kepadanya, lalu berkata kepadanya: “Hanya satu lagi kekuranganmu: pergilah, juallah apa yang kaumiliki dan berikanlah itu kepada orang-orang miskin, maka engkau akan beroleh harta di sorga, kemudian datanglah ke mari dan ikutlah Aku.” (Markus 10:21)
“Pemuda kaya” ini memiliki berhala yang mengikat hatinya. Itu adalah cinta rahasianya, Anda bisa melihatnya dari cara dia bereaksi. Yesus mengetahui dengan melihat ke dalam hatinya. Kita diberi penafsiran bahwa kemiskinan menjadi syarat mengikut Kristus. Namun hal itu melenceng dari pesan Tuhan. Allah sering berbicara kepada kita tentang penyembahan berhala, yaitu jika seseorang mempunyai berhala dalam hati mereka, Tuhan akan menentang mereka. Tetapi, sangat sulit menjatuhkan berhala yang dipuja.
Bisakah Anda membayangkan betapa kecewanya pemuda kaya ini yang mengira dia telah menjalani kehidupan yang saleh? Dalam salah satu penafsiran Alkitab dikatakan, perkataan Yesus membuat pemuda ini kaget dan kehilangan keseimbangan, dan di saat yang sama Yesus mengulurkan tangan untuk menangkapnya: “Lepaskanlah itu. Lalu datanglah, ikutlah denganKu. Aku mau engkau mengikut Aku.” Sungguh undangan yang sangat indah.
Namun pemikiran untuk melepaskan semua kekayaannya—sumber hidupnya, status dan rasa amannya—itu terlalu berat bagi pemuda ini. Ia melangkah pergi, menundukkan kepala dengan kekecewaan. Terungkap dan terpenjara oleh tuhan palsunya. Sekali lagi, poinnya bukanlah tentang kekayaan, melainkan berhala.
~***~
Mintalah Tuhan untuk mengungkapkan berhala palsu yang telah menjerat hati Anda. Itu bisa apa saja—pekerjaan Anda, kekuasaan, keluarga, bahkan gereja. Tentu tidak mudah ketika hal ini terungkapkan, tetapi Allah mengasihi Anda dengan tulus, dan Ia masih menginginkan supaya Anda mengikut Dia.
From “Restoration Year: A 365-Day Devotional” by John Eldredge

